Featured Post Today
print this page
Latest Post

Trik Menghindari Penipuan Modus Toko Online



Beberapa tips agar Anda tidak menjadi korban penipuan Toko Online

1. Jangan pernah berbelanja pada Toko Online dengan Website/Blog Gratisan,
Logika saja mereka menjual barang yang katanya bernilai ratusan juta, kenapa untuk memiliki website resmi yang modalnya hanya sekian ratus ribu (yang jutaan juga banyak lho) kok tidak bisa ?
disini sudah tergambar ketidakprofessionalan mereka.
Ciri Website/Blog gratisan dengan domain blogspot, wordpress, co.cc, tk , dll

2. Jangan pernah berbelanja langsung lewat facebook,
Meskipun beriklan lewat Facebook akan tetapi sebuah Toko Online yang benar akan selalu mengarahkan Calon konsumen ke Website Resmi mereka. Facebook sebagai Ajang portal social network telah banyak dijadikan sebagai wadah Penipuan

3. Pelajari Status Toko, yakni bisa dicek langsung ke lokasi,
atau bertanya pada keluarga atau teman yang kebetulan sama kota dengan si pedagang

4. Jangan pernah berbelanja dengan Toko Online yang menutup diri mereka dengan dalih ini dan itu, Hal yang demikian hanyalah tipu daya untuk lempar batu lalu sembunyi. Anda sebagai korban akan sangat susah mendapatkan si Penipu

5. Selalu browsing di google tentang status toko tsb. Mulai dari Nama, Nomor HP, Rekening dll Sebab di Internet biasanya telah ada Data Record Penipuan

semoga bermanfaat...


sumber: http://bm70.com

Waspada, Penipuan Tiket Murah Pesawat di Internet


Jajaran Polres Depok berjanji akan mengungkap kasus penipuan secara online dengan kerugian mencapai Rp 600juta. Sejak Januari hingga Juni 2012, Polres Depok telah menerima laporan dari para korban penipuan, tercatat hingga 74 kasus.

Kasus paling menonjol, yakni penipuan {online} pembelian tiket pesawat. Modus yang dilakukan, pelaku mengirimkan pesan melalui surat elektronik atau surel (email) kepada korban-korbannya dengan menawarkan tiket perjalanan luar kota. Tergiur dengan harga yang ditawarkan, para korban kemudian langsung memesan tiket.

"Korban mentransfer sejumlah uang ke rekening yang tertera pada email. H-3 keberangkatan, baru diketahui kalau ternyata tidak ada pemesanan atas nama yang bersangkutan, korban ingin mengajak 40 karyawan ke luar Jawa, kerugian mencapai Rp 600 juta," kata Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni, Kamis (7/6/2012).

Elvira Lawadjo (32) salah satu korban mengaku telah mentransfer uang ke rekening Bank BNI sebesar Rp 625.000 karena tergiur promo tiket dari sebuah email yang diterimanya. Dalam isi email tertera penawaran tiket ke Gorontalo dengan harga murah.

Korban lainnya, Patta Raga juga tergiur saat mendapat email yang menawarkan tiket ke Makasar seharga Rp485.000. Kerugian yang diderita Patta mencapai Rp50 juta. "Korbannya melapor ke Polresta Depok. Kami masih menyelidiki kasus ini," tegas Mulyadi.

Pihaknya mengimbau kepada warga yang menerima pesan elektronik ataupun pesan singkat melalui telefon genggam agar tidak tergiur dengan promo yang ditawarkan pihak tak dikenal. "Harus ditelusuri lebih lanjut. Jangan hanya tergiur tiket murah lalu dengan mudahnya mentransfer uang," ujarnya.

source: http://jakarta.okezone.com

Hati-hati Penipuan Melalui Kredit Tanpa Agunan (KTA)



Maraknya Promosi Kredit Tanpa Agunan (KTA) dalam bentuk uang maupun barang, yg disampaikan melalui pesan singkat atau short message service (SMS), semakin marak. Maraknya bukan demi kebaikan, namun dikhawatirkan lebih menjurus ke aksi penipuan yg merugikan masyarakat.

Misalnya SMS dalam bentuk penawaran kredit Tanpa Agunan : ”Butuh uang, kami tawarkan kredit murah. Proses cepat, mudah, dan tanpa anggunan. Hub 081319271XXX”, "Susah bayar kartu kredit, kami punya solusinya. Gampang kok Hub 081378461XXX,"

"Pusing tak ada uang, jangan takut kami punya obatnya. Call 08129658XXX", "Ada masalah dgn keuangan, coba kontak Satria 081553324XXX" "Ingin punya kartu kredit, dijamin mudah HUb Susan 081384971XXX".

Contoh lain SMS dalam bentuk barang: “Ingin pasang parabola dan antena UHF murah, hub Yudi 021-9020xxxx. maaf trima kasih", "Pingin BlackBerry murah, bisa kredit. call Christin 08561148XXX", juga banyak tawaran barang lainnya.

Maraknya tawaran pesan SMS seperti ini merupakan konsekuensi pasar customer banking yg semakin ketat. Sehingga, berbagai cara atau strategi dilakukan untuk penetrasi pasar yg semakin jenuh lantaran susahnya berhubungan dgn bank, yg sangat birokrasi, harus punya relasi orang dalam, anggunan yg jelimet dan bertele-tele.

Dgn cara SMS ini, diharapkan pengirim pesan dari sekian pesan singkat yg dikirim, barangkali ada pengguna telepon seluler tertarik mengambil kredit tanpa agunan.

"Kami tdk tahu berapa jumlah pemilik ponsel yg tertarik dgn tawaran kredit tanpa agunan via SMS. Karena hubungan antara pengirim SMS dan penerima SMS tertutup, sehingga sulit dilacak," ungkap Herman Sulistyana, pengamat ekonomi pasar di Jakarta, Ahad.

Namun, sambung dekan ekonomi perguruan tinggi swasta, setelah adanya laporan penipuan ke pihak kepolisian baru bisa diketahui apakah tawaran via SMS itu tdk benar. Selama tak ada laporan masyarakat, selama itu tawaran kredit tanpa agunan sah-sah saja.

Meski demikian,masyarakat atau konsumen harus tetap waspadai, melakukan cek and recek dulu kebenarannya. Dan jika ada tanda-tanda mencurigakan, hendaknya masyarakat cepat mengambil sikap sebelum mengalami kerugian, pesannya.

Ryan Kiryanto, pengamat ekonomi meminta agar masyarakat jangan tergiur, tergoda dgn tawaran Kredit Tanpa Agunan via SMS. Juga, sebaiknya masyarakat hati-hati dan cermat dgn tawaran itu.

"Dgn cara seperti ini, lebih praktis dan mudah. Juga tdk banyak menguras biaya promosi, karena mereka hanya mengirimkan pesan singkat lewat teknologi yg ada. Saya heran, darimana mereka bisa tahu nomor pengguna telepon seluler. Apakah mereka kerjasama dgn perusahaan content atau operator. Ini yg menjadi tanda tanya,” tanyanya.

Awas modus penipuan melalui telepon

Sepertinya ide untuk melakukan penipuan tidak akan pernah ada habisnya, layaknya ide untuk mencari nafkah secara benar dan halal.  Banyak cara dan media yang dipakai untuk melakukan penipuan, oleh karena itu kita tentu dituntuk semakin waspada dan terus menambah wawasan sehingga kita tidak menjadi korban penipuan.

Amws pernah membagikan tulisan model penipuan SMS baru, yang berbeda dari cari klasik seperti SMS penipuan "Mama minta pulsa". Nah kali ini Amws ingin men-share pengalaman dari salah satu anggota millis yang saya ikuti, yaitu model penipuan melalui telepon secara langsung, yang memanfaatkan kepanikan kita.

Sebelumnya saya ingin berterima kasih Sdr. W**i H**ia*sy*h yang sudah mengijinkan saya untuk membagikan pengalamannya di sini, tentu saja saya berharap pengalaman ini untuk membantu kita untuk selalu waspada, berikut saya kutip tulisannya:


"Saya sering dengar, tapi baru kali ini mengalami sendiri.

Modusnya itu ada telepon masuk dari nomor :

+6287867901113


Begitu saya angkat, terdengar suara orang menangis dan memanggil saya "pak..pak, saya di kantor polisi pak"

Begitu saya tanya kenapa dan di kantor polisi mana? Suara langsung berganti dengan orang yg mengaku polisi.

Penipu ini mengatakan kalau anak saya ketangkap razia narkoba setelah pengintaian 6 bulan, dan sekarang sedang berada di Polda.

Ketika saya tanya Polda mana, dia tak mau menjawab dan langsung mengalihkan pembicaraan.

Pembicaraan diarahkan pada apakah saya mau melanjutkan kasus ini atau mau diselesaikan secara kekeluargaan?


Kalau secara kekeluargaan, karena waktunya yg terbatas hanya sekitar 30 menit sebelum anak saya diserahkan berkasnya. Saya diminta transfer ke rekening atasan sebesar 20 juta.


Saya sempat pura2 panik, dan bicara kesana kemari pada ujungnya saya mengaku hanya siap membayar cash / pakai logam mulia berapapun jumlahnya.


Penipu tersebut bersikukuh hanya bisa transfer, namun setelah sekian lama akhirnya minta ditransfer pulsa masing2 sebesar 500rb ke 3 nomor berikut :


0853 62627592

0823 68381268

0853 61229883


Terakhir saya minta bicara lagi dengan anak saya dengan memaksa, setelah itu saya tutup teleponnya.


Saya beruntung bisa langsung sadar kalau ini penipuan dari menit pertama telepon karena :


1. Saya sering dengar/baca modus penipuan ini di media online maupun milis.


2. Penipu tersebut mengatakan anak saya yg ditahan, lah senakal2nya saya kalaupun punya anak skrg ga akan lebih tua dari anak SD.


Cerita ini sekedar sharing agar rekan2 lain juga dapat lebih waspada, dan lebih tenang ketika menghadapi seperti ini. Mungkin juga bisa diceritakan kepada para orang tua dan istri.


Karena ketika saya cerita ke pacar saya, ternyata ibu teman saya kena tipu modus serupa seperti ini sampai 50jt.


Ibu teman ini tipikal ibu rumahan, jadi mungkin tidak terlalu kenal dengan teknologi internet.

Dan di televisi pun setahu saya jarang diberitakan modus penipuan seperti ini.

Terakhir, kalau memang ada yg bisa menindaklanjuti nomor2 tersebut diatas. Silahkan :)
"
 O, ya, mungkin diantara kita ada yang memiliki pengalaman yang lain (modus penipuan baru) yang mungkin mau di share di sini agar kita menjadi lebih waspada, bisa di tulis pada comment atau email ke Amws

Waspadalah....waspadalah.......

sumber: http://aliemw.blogspot.com/2012/08/awas-modus-penipuan-melalui-telepon.html

Penipu Berkedok Dokter Papua Yatim Piatu



Saya mau menceritakan pengalaman tante saya yang tertipu Rp25,8 juta oleh penipu yang mengaku dokter Papua yatim piatu, minta dicarikan jodoh karena mau pindah tugas ke Jakarta. Peristiwa itu terjadi pada tgl. 03 Juni 2012 dan 04 Juni 2012. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi orang lain bahwa modus penipuan saat ini sangat beragam, bahkan meyakinkan karena diperkenalkan oleh saudara sendiri.


Cerita awalnya, tante saya dihubungi oleh sepupu yang tinggal di Yogyakarta yang mengabarkan kalau temannya semasa diklat, yaitu dr Gunawan dari Fak Fak, Papua bermaksud mencarikan jodoh untuk koleganya dr Irfan, yang juga bertugas di Papua dan tiga hari lagi akan pindah tugas ke RSCM, Jakarta. Lantas, sepupu ingat tante saya yang masih jomblo. Siapa tahu berjodoh, maka dia meminta ijin agar tante saya mengijinkan hpnya diberikan ke dr Gunawan.

Lantas dr Gunawan (hp 082153493444) menelpon mengabarkan kalau malam itu sedang di rumah dr Irfan untuk perpisahan kepindahannya ke Jakarta. Dia meminta ijin memberikan no hp tante saya ke dr Irfan. Tak lama, dr Irfan menelpon memperkenalkan diri kalau dia dokter spesialis penyakit dalam lulusan luar negeri dan sudah yatim piatu sejak kelas 6 SD. Singkat cerita, paginya, dr Irfan (hp 081342536843) menelepon tante saya lagi, mengabarkan kalau dalam perjalanan untuk pergi ke Jakarta dan saat ini sedang di BRI mau mencairkan uang hasil penjualan asetnya sebesar Rp750 juta. Dia minta pinjam nomor rekening karena tidak punya keluarga di Jakarta. Dana akan dikirim via RTGS, dalam dua atau tiga jam sampai. Ketika ditanya, mengapa dia percaya menitip dana ke orang yang baru dikenal lewat telepon, dia menyakinkan bahwa sebagai anak yatim piatu sejak kecil, dia menjadi sukses karena modal kejujuran dan komunikasi.

Kemudian, dia minta tolong dicek, apakah kirimannya sudah sampai dan minta tolong ditransfer Rp9,8 juta untuk Bambang (hp 085237868586) orang yang mengurus pembelian rumahnya di Cibubur ke rekening BNI Bekasi atas nama Yuliana (istri bambang) no. rekening 0251447452. Alasannya, Bambang tidak sabar menunggu kedatangannya di Jakarta karena harus segera ke bandara untuk mengantar istrinya yang hamil tua pulang ke Aceh. Orang hamil tua ada batas waktu bisa naik pesawat. Tante saya bilang,”dananya belum sampai.” dr Irfan meminta tolong ditalangin dulu karena Bambang harus segera ke bandara. Lagipula, dananya segera sampai.

Hebatnya, setelah dana Rp9,8 ditransfer, Bambang telepon kalau itu kurang, bagaimana dengan biaya notarisnya? dr Irfan kembali menelepon membenarkan kalau biaya notaris Rp21 juta..Minta tolong diurusin sekalian sebab kalau Bambang sudah terlanjur ke Aceh, dia repot karena dia pemegang kuasa dari pemilik rumah yang dibelinya. Kemudian, tante saya menginformasikan bahwa hanya ada dana Rp16 juta. Setelah mengesankan mengomunikasikannya ke Bambang, dr Irfan kembali menelpon ya sudah ditransfer saja, sisanya besok pagi tidak apa-apa. Bambang mau meminjami kekurangannya lebih dahulu. Meski bingung kayak orang bego, keluar masuk bank, tante saya akhirnya mentransfer lagi Rp16 juta ke rek BNI atas nama Yuliana.

Setelah itu, dia baru tersadar dan langsung meminta customer service membuka rekening atas nama yuliana tersebut. Dan, diperoleh info kalau BNI cabang Bekasi dan dananya sudah diambil. Tapi, bank menolak data detil nasabah karena harus pakai surat polisi. Sampai malam hari, dr Gunawan masih bisa diajak komunikasi oleh tante saya dan sepupu saya, bahkan menyakinkan dr Irfan itu benar, tunggu saja kedatangannya di Jakarta pada Kamis. Soal uang, dia bersedia ganti kalau Irfan bohong. Sedangkan hp penipu yang mengaku dr Irfan dan Bambang, langsung tidak bisa dihubungi begitu transfer dana yang kedua masuk.

Mereka ternyata sindikat penipu. Sepupu saya juga baru sadar bahwa dr Gunawan itu gadungan yang menggunakan data orang yang asli. Entah dapat data darimana? Mereka menyakinkan dengan bahasanya yang sopan, religius dan sepertinya berpendidikan tinggi. Triknya, mereka menghindari percakapan lama, sehingga tidak ada kesempatan bertanya jati dirinya lebih lengkap. Untuk masyarakat agar tidak jadi korban berikutnya, jangan pernah mempercayai permintaan mentransfer uang kepada orang hanya bicara lewat telepon. Dan, jangan percaya pada orang yang baru dikenal meski dia diperkenalkan oleh teman, saudara atau keluarga sendiri.

sumber: http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/07/05/waspadai-penipuan-modus-baru/

Hati-hati dgn Admin HENDRA IDRIS...: PENIPU



Rekan2 Pemain BO yang sy hormati..
Hati2 dgn Admin HENDRA IDRIS (admin FlashBerkah.com ganti domain jd FlashBerkah.net), PENIPU KELAS BERAT....
Profit sy cuma dibayar 18 hari dr 45 hr yg dijanjikan.
Tolong SEBARKAN INFO ini, jgn smpe Anda yg jadi korban selanjutnya.
sumber :
http://indonesia.infomlm.com/component/option,com_adsmanager/page,show_ad/adid,22437/catid,2/Itemid,0/

Penipuan Berkedok Investasi di Internet



Lagi-lagi penipuan bisnis investasi di Internet terjadi. Ada saja orang yang mau mengikuti program yang tidak masuk akal ini. Bagaimana bisa masuk di akal? Sekedar gambaran, jika ada yang invest katakanlah 1 juta, maka dana tersebut dalam rantang waktu misalnya 1 bulan, akan berlipat menjadi 200% (wow…). Anehnya, walau tidak masuk akal, masih ada saja orang yang tertipu.

Seperti yang dialami oleh Bapak Rahmanto, 43, seorang pengrajin Konveksi di Malang, Jawa timur. Uang senilai 5,7 juta miliknya raib akibat program investasi palsu yang diikutinya. Berita selegkapnya, seperti dimuat di Harian Surya berikut ini:
Perajin Konveksi Tertipu Investasi Palsu
KLOJEN – SURYA-Jangan mudah terpikat dan mempercayai program investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Karena bisa jadi bukan untung yang didapat tapi buntung. Seperti yang dialami Rahmanto, 43. Perajin konveksi yang tinggal di Perumahan Taman Sulfat XVII, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing ini kehilangan uang Rp 5,7 juta karena tertipu program investasi palsu.
”Awalnya, saya membaca sebuah iklan program investasi di surat kabar. Dalam iklan itu disebutkan ada peluang bisnis dengan investasi mulai Rp 500.000 hingga Rp 5 juta. Keuntungannya bisa diambil per hari,” kata Rahmanto usai melaporkan penipuan yang dialaminya ke Polresta Malang, Kamis (30/4).
Ia kemudian mengirim pesan singkat (SMS) sesuai nomor ponsel yang tercantum dalam iklan tersebut. Ternyata SMS Rahmanto dibalas. Seorang yang mengaku bernama Supardi sebagai manajer pengumpul modal PT Baraka Multi Utama memberi penjelasan, bila usaha tersebut bergerak bidang waralaba makanan.
Rahmanto dijanjikan keuntungan 10 persen per hari dari modal Rp 5,7 juta selama 150 kali. Atau keuntungan 14 persen per hari dan bonus sepeda motor di hari ke-26 jika menyetor modal sebesar Rp 7 juta
“Saat itu saya sebenarnya tak tertarik. Tapi dia terus menghubungi saya untuk meyakinkan. Di mengatakan perusahaannya adalah cabang dari Philipina, dan sukses dengan cabang Palembang dan Balikpapan. Saya jadi tertarik, dan ikut paket pertama, setor Rp 5,7 juta lewat ATM BCA pada 18 April lalu,” kata Rahmanto.
Namun harapan Rahmanto mendapat untung tak kunjung terwujud. Setiap hari diri dia mengecek saldo tabungannya di BCA ternyata tidak bertambah. “Sudah seminggu lebih, ternyata tidak ada uang yang masuk ke rekening. Pihak perusahaan sudah saya hubungi, tapi hanya meminta sabar dan menunggu. Rasanya, saya sudah tertipu,” kata Rahmanto dengan wajah murung mengingat sebagian uang yang digunakan milik saudaranya. Polisi masih menyelidiki laporan atas kasus ini. why (http://www.surya.co.id/2009/05/01/perajin-konveksi-tertipu-investasi-palsu.html)
Sengaja saya mengangkat masalah ini, karena dalam berita itu mencatut nama PT. Baraka Multi Utama yang notabene adalah payung dari BonusPulsa.com yang unit usaha utamanya dalah penjualan pulsa atau voucher pulsa dengan sistem jaringan. Ada apa ini?

Seperti yang diumumkan oleh manajeman Bonus Pulsa via milisnya, ternyata modus operandinya adalah ada member Bonus Pulsa nakal yang memesan tiket guna penambahan saldo. Lalu member tsb menginformasikan kepada calon yang mau invest agar mentransfer ke rekening PT. Baraka Multi Utama. (Calon korban tentu akan semakin yakin karena rekening transfer tujuan atas nama PT). Setelah proses deposit pulsa masuk ke akun member nakal tersebut, maka ia segera mencairkan dana deposit itu ke rekening pribadinya.

Ibarat kata pepatah, semakin tinggi dan besar suatu pohon, maka akan semakin besar pula terpaan angin yang menerpa. Juga, pasti ada saja ulat-ulat bulu yang bisa membuat gatal makhluk hidup lain yang menumpang hidup di pohon itu yang kerjanya selalu membuat kerugian bagi semua.

Mudah-mudahan PT. Baraka Multi Utama sebagai pemilik Bonus Pulsa, semakin waspada lagi ke depan menghadapi kemungkinan-kemngkinan lain yang terjadi seperti adanya kasus ini.

sumber :
http://www.maskuncoro.net/penipuan-berkedok-investasi-di-internet

INVESTASIPLATINUM.COM ... adalah PENIPU... WASPADALAH...!!!




Awal mulanaya dijanjikan ROI 200% selama sebulan dan dijanjikan profit dibayar 50% setiap perminggu..
Dengan tanpa alasan mereka mengubah sistem menjadi ROI 140% , tanpa pemberitahuan kepada seluruh membernya...

Saya join pertengahan Nopember, namun sampai sekarang yang saya dapatkan hanyalah BONUS sponsoring... PROFIT tidak pernah DIBAYAR sampai SEKARANG...
Modal saya dikembalikan atau tidak, saya tidak tahu lagi. Karena admin sama sekali TIDAK bisa dihubungi sama sekali

Jangan sampai anda menjadi KORBAN berikutnya .!

sumber :
http://ladangiklan.com/iklan/investasiplatinumcom-adalah-peni-pu-waspadalah.html

MODALEKSTRA.COM PENIPUAN TERBESAR SEJAGAT BISNIS INVESTASI



Para netter pebisnis online Se-Indonesi. Jangan mudah percaya pada program investasi yang bernama www.modalekstra.com karena program bisnis ini benar benar melakukan scam atau penipuan bagi para membernya. Anda jangan mudah percaya, apalagi terjebak untuk ikut gabung di progam ini. Jelas jelas admin nya melakukan penipuan besar besaran bagi para member membernya. Jika anda mau gabung di program bisnis online investasi, maka bergabunglah diprogram yang dikelola oleh admin yang profesional, jujur, amanah, dan bertanggung mau jawab sepenuhnya untuk member membernya. Jika ada program invest yang kredibilitas nya tidak jelas segera anda tinggalkan. Bisa anda cek websitenya di www.dawhois.com atau di www.whois.net. Jika alamat web tersebut daftar servernya di luar negeri bakal terjadi penipuan/scamming.
Hati hati dalam memilih peluang bisnis online investasi

sumber : 
http://iklanhouse.com/modal-ekstra-com-penipuan-terbesar-sejagat-bisnis-investasi/

Cara Menghindari Penipuan Bisnis Di Internet

Bila anda menemui sebuah tawaran di internet, dengan janji yang luar biasa bahkan muluk-muluk jangan mudah percaya, karena internet sangat rawan penipuan, internet rajanya animous user orang dengan mudah menutupi identitasnya atau memalsukan identitasnya. Ketika anda menemui sebuah iklan yang cukup menarik, silahkan klik saja namun emosi anda jangan sampai terpengaruh atau terhipnotis oleh sales letter sebelum meneliti lebih seksama detail pemilik bisnis.

Ya pemilik bisnis merupakan kunci utama, walaupun kata saya diatas mudah di palsukan tapi ada cara supaya anda tidak tertipu paling tidak meminimalisir resiko kena tipu. Setiap anda tertarik pada suatu bisnis hendaknya anda lihat halaman contact web bisnis tersebut, apakah datanya lengkap atau tidak, ketika anda menemui nomor teleponnya bisa anda hubungi atau paling tidak sms, sudah cukup yakin, sampai disini.. belum ! ini hanya tahap awal saja, oke penelusuran selanjutnya silahkan ketik di search engine info pemilik website tersebut bila ia benar pebisnis biasanya akan terindex google kegiatannya, siapa tahu anda menemukan akun facebooknya.

Selain data pemilik website lihat juga data whois website tersebut, bila di private ini mencurigakan seharusnya website bisnis yang mengutamakan kepercayaan dia akan buka tidak di private. Apalagi bisa diteliti? silahkan lihat sales page bisnis ditawarkan apakah asli atau tidak, dengan cara cek testimonialnya karena saya pernah ketemu website bisnis dengan foto orang lain, kalau sudah jelas salah tinggalkan saja walaupun data lainnya benar.

Sebenarnya resiko bisnis internet tidak hanya penipuan namun resiko bisnis itu sendiri, karena ada untung ada rugi, mungkin dilain waktu saja jelaskan bagaimana meminimalisir resiko rugi dalam bisnis internet

sumber : 
http://www.deddyanwari.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. INFO BISNIS SCAM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger